Tempeh, 31 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lansia, khususnya lansia risiko tinggi, kegiatan edukatif dan pemberdayaan bertajuk SALING BERBAGI (Lansia Terlindungi, Berdaya, Bersama Bahagia) digelar hari ini di Desa Tempeh Tengah. Inovasi ini digagas oleh Ibu Tiwik Suryanti, S.Kep, Ners selaku pemegang program lansia.
Menurut Ibu Tiwik Suryanti, kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan biasa, namun merupakan bentuk nyata dari pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal. Para peserta mendapatkan skrining lansia, pemeriksaan laborat sederhana, edukasi konseling individu, pencegahan penyakit degeneratif, serta pentingnya aktivitas fisik dan sosial untuk mempertahankan kualitas hidup di usia lanjut, rujukan lansia risiko kesehatan serta pemberdayaan lansia melalui PEER Support (Dukungan Teman Sebaya)
“Melalui SALING BERBAGI, kami ingin menciptakan lingkungan yang peduli terhadap lansia, terutama mereka yang termasuk dalam kategori risiko tinggi seperti penderita hipertensi, diabetes, atau lansia yang mengalami keterbatasan fisik dan memerlukan pendampingan,” jelasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan saling peduli, inovasi SALING BERBAGI diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan lansia berbasis komunitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, dan sosial para lansia, khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tempeh